Showing posts with label Iseng. Show all posts
Showing posts with label Iseng. Show all posts
Thursday, July 17, 2008
Wednesday, April 09, 2008
Tidur
Tidur adalah salah satu kebutuhan manusia. Namun apa jadinya kalau tidur tidak pada waktu dan tempat yang tepat? Media massa gencar memberitakan mengenai otrang yang tidur itu. Bagaimana tidak, lha wong yang tertidur itu peserta forum dimana orang nomor satu di Indonesia sedang berpidato. Sontak tampang kemurkaan pun muncul, disertai bogem yang melayang di podium.
Tak hanya media, orang-orang pun berkomentar mengenai tragedi ini. Salah satu yang turut berkomentar adalah Ketua DPR. Katanya, Bupati tertidur, tidak boleh itu. Tapi pak... ngemeng ngemeng... kalo anggota bapak tertidur di waktu sidang itu termasuk dispensasi atau job desc ya pak? Hehehe...
Tak hanya media, orang-orang pun berkomentar mengenai tragedi ini. Salah satu yang turut berkomentar adalah Ketua DPR. Katanya, Bupati tertidur, tidak boleh itu. Tapi pak... ngemeng ngemeng... kalo anggota bapak tertidur di waktu sidang itu termasuk dispensasi atau job desc ya pak? Hehehe...
Wednesday, February 20, 2008
Balikin Duit
Hari ini ada yang balikin duit rame-rame. Mudah-mudahan itu tulus dan diikuti yang lain. Dan mudah-mudahan, di antara setumpukan duit itu nggak ada daftar rekening, hihihi...
Tuesday, February 19, 2008
Periksa Rumah
Om-om dan tante-tante yang terhormat...
Kalo abis periksa rumah orang, jangan lupa periksa rumah sendiri dan keluarga ya... :D
Kalo abis periksa rumah orang, jangan lupa periksa rumah sendiri dan keluarga ya... :D
Friday, February 01, 2008
Skenario dan Skenario
Tadi abis baca berita detik tentang skenario latihan penanganan kebakaran. Ada fotonya juga nih. Skenario dan simulasi bagus juga sih. Tapi... asal jangan sampai skenario berikut kejadian nih:
Pengelola Gedung : "Halo, dengan pemadam kebakaran? Tolong di sini ada kebakaran di gedung A"
Pemadam Kebakaran : "Posisi dimana Pak?"
Pengelola Gedung : "Di Jalan Sudirman"
Pemadam Kebakaran : "OK, kami segera mengirimkan personel kami ke sana secepatnya"
1 jam kemudian... tim pemadam belum datang juga
2 jam kemudian... tim pemadam masih belum datang juga
3 jam kemudian...
beberapa jam kemudian...
Pengelola Gedung : "Kok baru sampai Pak? Apinya sudah mati"
Pemadam Kebakaran : "Tadi di sana ada pembangunan jalur dan halte bus way, macet"
Pengelola Gedung : "Nggak ada jalan lain apa?"
Pemadam Kebakaran : "Tadi juga lewat jalur lain, tapi di lampu merah berikutnya macet lagi. Kendaraan pada ngelock karena lampu lalulintasnya mati. Semua kendaraan nggak bisa bergerak. Maju nggak bisa, mundur susah"
Pengelola Gedung : "Masa selama ini?"
Pemadam Kebakaran : "Pas mau sampai sini, di situ banjir, kan abis hujan deres Pak. Jalan jadi satu jalur, jadi kena macet lagi"
Mobil bawa air masa takut air, gumam si pengelola gedung.
Pengelola Gedung : "Tapi... kayanya sekarang kami lebih butuh developer baru deh buat benerin gedung. Apinya sudah mati tuh sama hujan."
Yah... sia-sia dong kemarin latihan evakuasi korban kebakaran, pemadam kebakaran balas menggumam.
Pengelola Gedung : "Halo, dengan pemadam kebakaran? Tolong di sini ada kebakaran di gedung A"
Pemadam Kebakaran : "Posisi dimana Pak?"
Pengelola Gedung : "Di Jalan Sudirman"
Pemadam Kebakaran : "OK, kami segera mengirimkan personel kami ke sana secepatnya"
1 jam kemudian... tim pemadam belum datang juga
2 jam kemudian... tim pemadam masih belum datang juga
3 jam kemudian...
beberapa jam kemudian...
Pengelola Gedung : "Kok baru sampai Pak? Apinya sudah mati"
Pemadam Kebakaran : "Tadi di sana ada pembangunan jalur dan halte bus way, macet"
Pengelola Gedung : "Nggak ada jalan lain apa?"
Pemadam Kebakaran : "Tadi juga lewat jalur lain, tapi di lampu merah berikutnya macet lagi. Kendaraan pada ngelock karena lampu lalulintasnya mati. Semua kendaraan nggak bisa bergerak. Maju nggak bisa, mundur susah"
Pengelola Gedung : "Masa selama ini?"
Pemadam Kebakaran : "Pas mau sampai sini, di situ banjir, kan abis hujan deres Pak. Jalan jadi satu jalur, jadi kena macet lagi"
Mobil bawa air masa takut air, gumam si pengelola gedung.
Pengelola Gedung : "Tapi... kayanya sekarang kami lebih butuh developer baru deh buat benerin gedung. Apinya sudah mati tuh sama hujan."
Yah... sia-sia dong kemarin latihan evakuasi korban kebakaran, pemadam kebakaran balas menggumam.
Tuesday, August 14, 2007
Arti Nama Kota & Negara
Hasil blogwalking nih. Gue jadi pengen ketawa sendiri baca tulisan ini (eh, udah ding). Tulisan berikut diambil dari sini.
Berikut ini adalah kepanjangan dari nama-nama negara/kota di dunia:
H.O.L.L.A.N. D
Hope Our Love Lasts And Never Dies
I.T.A.L.Y.
I Trust And Love You
L.I.B.Y.A.
Love Is Beautiful ; You Also
F.R.A.N.C.E.
Friendships Remain And Never Can End
C.H.I.N.A.
Come Here..... I Need Affection
B.U.R.M.A.
Between Us, Remember Me Always
N.E.P.A.L.
Never Ever Part As Lovers
I.N.D.I.A.
I Nearly Died In Adoration
K.E.N.Y.A
Keep Everything Nice, Yet Arousing
C.A.N.A.D.A.
Cute And Naughty Action that Developed into Attraction
K.O.R.E.A.
Keep Optimistic Regardless of Every adversity
E.G.Y.P.T.
Everything's Great, You Pretty Thing !
M.A.N.I.L.A.
May All Nights Inspire Love Always
P.E.R.U.
Phorget (Forget) Everyone... Remember Us
T.H.A.I.L.A. N.D.
Totally Happy, Always In Love And Never Dull
J.A.K.A.R.T. A
Jambret Ada, Koruptor Ada, Rampok Tentu Ada
***
Berikut ini adalah kepanjangan dari nama-nama negara/kota di dunia:
H.O.L.L.A.N. D
Hope Our Love Lasts And Never Dies
I.T.A.L.Y.
I Trust And Love You
L.I.B.Y.A.
Love Is Beautiful ; You Also
F.R.A.N.C.E.
Friendships Remain And Never Can End
C.H.I.N.A.
Come Here..... I Need Affection
B.U.R.M.A.
Between Us, Remember Me Always
N.E.P.A.L.
Never Ever Part As Lovers
I.N.D.I.A.
I Nearly Died In Adoration
K.E.N.Y.A
Keep Everything Nice, Yet Arousing
C.A.N.A.D.A.
Cute And Naughty Action that Developed into Attraction
K.O.R.E.A.
Keep Optimistic Regardless of Every adversity
E.G.Y.P.T.
Everything's Great, You Pretty Thing !
M.A.N.I.L.A.
May All Nights Inspire Love Always
P.E.R.U.
Phorget (Forget) Everyone... Remember Us
T.H.A.I.L.A. N.D.
Totally Happy, Always In Love And Never Dull
J.A.K.A.R.T. A
Jambret Ada, Koruptor Ada, Rampok Tentu Ada
Ngeblog
Hari ini masih nggak ada kerjaan. So, gue cuma blogwalking. Soalnya kalo posting terus ntar takut ngalahin detik. Makanya cuma blogwalking.
Salah satu kesamaan tema dari blog-blog yang gue kunjungi adalah mengenai blogging. Jadi tertarik nih, hehehe...
Lima alasan ngeblog:
1. Mencatat sejarah (anggap aja my e-diary).
2. Mencetak para pembaca sejarah (alias blogwalker).
3. Menciptakan para pemerhati sejarah (alias ABC, Ayipi' Blog fans Club).
4. Mengajarkan orang untuk belajar dari sejarah (ambil aja yang baik-baik dari blog gue ya).
5. Mengajarkan orang untuk tidak mengulangi sejarah yang suram (biar pengalaman buruk gue tidak diulang sama blogwalker / ABC).
Lima tipe blog yang disukai:
1. Sering diupdate.
2. Tentang kehidupan.
3. Filosofis.
4. Lucu.
5. Nggak jelas.
Lima blog yang sering dikunjungi:
1. Blog gue dong.
2. Amir.
3. Ali (update dong Li).
4. Gita (update juga dong Git).
5. Detik (ini yang paling sering diupdate, meskipun bukan blog, tapi terserah gue dong!)
Salah satu kesamaan tema dari blog-blog yang gue kunjungi adalah mengenai blogging. Jadi tertarik nih, hehehe...
Lima alasan ngeblog:
1. Mencatat sejarah (anggap aja my e-diary).
2. Mencetak para pembaca sejarah (alias blogwalker).
3. Menciptakan para pemerhati sejarah (alias ABC, Ayipi' Blog fans Club).
4. Mengajarkan orang untuk belajar dari sejarah (ambil aja yang baik-baik dari blog gue ya).
5. Mengajarkan orang untuk tidak mengulangi sejarah yang suram (biar pengalaman buruk gue tidak diulang sama blogwalker / ABC).
Lima tipe blog yang disukai:
1. Sering diupdate.
2. Tentang kehidupan.
3. Filosofis.
4. Lucu.
5. Nggak jelas.
Lima blog yang sering dikunjungi:
1. Blog gue dong.
2. Amir.
3. Ali (update dong Li).
4. Gita (update juga dong Git).
5. Detik (ini yang paling sering diupdate, meskipun bukan blog, tapi terserah gue dong!)
Monday, August 13, 2007
Hukum Kekekalan
Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Tapi energi dapat berubah dari suatu bentuk energi ke bentuk energi lain (hukum kekekalan energi).
Begitu juga dengan kepribadian. Kepribadian tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Tapi kepribadian dapat berubah dari suatu kepribadian ke kepribadian lain (ayip).
Begitu juga dengan kepribadian. Kepribadian tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Tapi kepribadian dapat berubah dari suatu kepribadian ke kepribadian lain (ayip).
Wednesday, March 21, 2007
Masih Tentang Telpon
Setelah dua kisah tentang telpon (callback dan sok tau), masih ada lagi beberapa cerita tentang 'permusuhan' gue sama telpon di kantor.
Salah Angkat
Telpon : Tut...tut...
Gue : "Halo..."
Telpon : Tut... tut...
Orang-orang di ruangan : "Huahaha..." (Tau kan kenapa pada ketawa, yang bunyi telpon satu yang gue angkat telpon dua)
Gue : "Sialan, kenapa telponnya di gue semua sih"
Salah Taro
Gue sama teman sebelah, Cheryl, sedang sama-sama menelpon orang. Gue pake telpon satu, Cheryl pake telpon dua. Setelah beberapa lama...
Gue : "OK pak, makasih" (kemudian dengan santainya gue naro gagang telpon ke telpon terdekat dan kembali ke laptop, eh, ke komputer ding)
Cheryl : "Ayip!!! Gue lagi telpon, kenapa lo tutup telpon gue?
Orang-orang di ruangan : "Huahaha..."
Cheryl : "Liat tuh" (Ternyata orang-orang lebih ngeh dari pada gue sehingga mereka sudah ketawa duluan sebelum gue sadar dengan apa yang barusan gue lakukan)
Gue : "Ho... kebalik ya? Ya udah gue balikin lagi. Nih. Beres kan?"
Dan kemudian gue balik lagi ke kompi (dengan maksud kabur dari tanggung jawab, hehehe)
Salah Angkat
Telpon : Tut...tut...
Gue : "Halo..."
Telpon : Tut... tut...
Orang-orang di ruangan : "Huahaha..." (Tau kan kenapa pada ketawa, yang bunyi telpon satu yang gue angkat telpon dua)
Gue : "Sialan, kenapa telponnya di gue semua sih"
Salah Taro
Gue sama teman sebelah, Cheryl, sedang sama-sama menelpon orang. Gue pake telpon satu, Cheryl pake telpon dua. Setelah beberapa lama...
Gue : "OK pak, makasih" (kemudian dengan santainya gue naro gagang telpon ke telpon terdekat dan kembali ke laptop, eh, ke komputer ding)
Cheryl : "Ayip!!! Gue lagi telpon, kenapa lo tutup telpon gue?
Orang-orang di ruangan : "Huahaha..."
Cheryl : "Liat tuh" (Ternyata orang-orang lebih ngeh dari pada gue sehingga mereka sudah ketawa duluan sebelum gue sadar dengan apa yang barusan gue lakukan)
Gue : "Ho... kebalik ya? Ya udah gue balikin lagi. Nih. Beres kan?"
Dan kemudian gue balik lagi ke kompi (dengan maksud kabur dari tanggung jawab, hehehe)
Monday, March 05, 2007
4883
Telpon (4843) : "Tuut... tuut..."
Saya : "Halo, pagi."
Dino : "Eh Yip, ada apa?"
Saya : "BMA gimana? Ada yang bisa gw kerjain lagi nggak? Sekalian generate tabelnya ya."
Dino : "Oh, ok. Tapi ntar ya, kompi gw lagi restart. Ntar gw telp lagi."
Saya : "OK"
Beberapa saat kemudian.
Telpon (4883) : "Tuut... tuut..."
Saya : "Halo Din."
Someone di telp : "Halo, bisa bicara dengan Nidya?"
Saya (dalam hati) : "Lha, Dino ngapain nyari Nidya. Ups, ternyata 4883, bukan 4843. Malu gue. Tadi dia sadar nggak ya tadi gue panggil Din, hehehe."
Saya : "Mm... Nidyanya belum datang Pak."
Someone di telpon : "O... makasih."
Behind the scene.
Saya : "Argh.... kenapa sih telpon di sini bermasalah terus."
Telpon : "Lha, wong situ yang nggak konsen kok malah eke yang disalahin."
Saya : "Halo, pagi."
Dino : "Eh Yip, ada apa?"
Saya : "BMA gimana? Ada yang bisa gw kerjain lagi nggak? Sekalian generate tabelnya ya."
Dino : "Oh, ok. Tapi ntar ya, kompi gw lagi restart. Ntar gw telp lagi."
Saya : "OK"
Beberapa saat kemudian.
Telpon (4883) : "Tuut... tuut..."
Saya : "Halo Din."
Someone di telp : "Halo, bisa bicara dengan Nidya?"
Saya (dalam hati) : "Lha, Dino ngapain nyari Nidya. Ups, ternyata 4883, bukan 4843. Malu gue. Tadi dia sadar nggak ya tadi gue panggil Din, hehehe."
Saya : "Mm... Nidyanya belum datang Pak."
Someone di telpon : "O... makasih."
Behind the scene.
Saya : "Argh.... kenapa sih telpon di sini bermasalah terus."
Telpon : "Lha, wong situ yang nggak konsen kok malah eke yang disalahin."
Thursday, March 01, 2007
Callback
Callback adalah salah satu fasilitas telepon kantor yang berguna untuk memberitahu bahwa orang yang akan kita hubungi dan sedang online, telah selesai bicara atau sudah offline. Buat pembaca yang masih ndeso, berikut ini saya ceritakan proses callback:
Telpon : "tet tot tet tot" (saya menekan nomor ekstensi)
Telpon : "tut..." (nada sibuk, kemudian saya menekan callback)
Selang beberapa menit...
Telpon : "Tuuut....."
Saya : "Halo, Selamat pagi. Bisa bicara dengan Pak Feri?"
Bu Susi : "Hei Rif. Ini saya, Bu Susi. Lha orang saya yang nelpon kamu kok malah kamu yang cari orang? Pasti abis callback ya?"
Saya : "Eh, maaf bu. Saya nggak ngeh. Saya pikir tadi callback. Ada apa Bu?"
Dan percakapan pun berlanjut. Setelah saya ceritakan kejadian barusan ke teman sebelah, dia tertawa terbahak-bahak.
Telpon : "Tut tut tut tut"
Saya : "Halo."
Someone di telpon : "Halo."
Saya : "Selamat siang."
Someone di telpon : "Selamat siang."
Saya : "Halo."
Someone di telpon : "Halo."
Saya (berteriak pada orang-orang di ruangan) : "Hei, tadi ada yang callback ya?"
Someone di ruangan : "Iya, tadi gue callback."
Saya (sambil menutup telpon) : "Sialan, pantesan."
Setelah saya ceritakan ke teman-teman, merekapun tertawa terbahak-bahak.
ps:
Bunyi nada dering : Tuuut.....Tuuut.....Tuuut.....
Bunyi nada sibuk : Tuuut.....
Bunyi nada callback :TutTutTutTut.....TutTutTutTut.....
- Hubungi nomor yang dimaksud, jika terdengar nada sibuk, tekan tombol callback dan tutup telepon.
- Setelah terdengar nada callback, berarti orang yang tadi kita hubungi sudah offline dan dapat kita hubungi kembali.
- Angkat telepon dan telepon yang kita tuju akan berdering.
- Selanjutnya seperti proses menelpon biasa.
Tapi dalam kehidupan sehari-hari, terkadang ketika pikiran kita sedang katro dapat terjadi hal-hal yang cukup menggelikan. Berikut ini dua 'percakapan yang tidak biasa' yang pernah saya alami.
***
Telpon : "tet tot tet tot" (saya menekan nomor ekstensi)
Telpon : "tut..." (nada sibuk, kemudian saya menekan callback)
Selang beberapa menit...
Telpon : "Tuuut....."
Saya : "Halo, Selamat pagi. Bisa bicara dengan Pak Feri?"
Bu Susi : "Hei Rif. Ini saya, Bu Susi. Lha orang saya yang nelpon kamu kok malah kamu yang cari orang? Pasti abis callback ya?"
Saya : "Eh, maaf bu. Saya nggak ngeh. Saya pikir tadi callback. Ada apa Bu?"
Dan percakapan pun berlanjut. Setelah saya ceritakan kejadian barusan ke teman sebelah, dia tertawa terbahak-bahak.
***
Telpon : "Tut tut tut tut"
Saya : "Halo."
Someone di telpon : "Halo."
Saya : "Selamat siang."
Someone di telpon : "Selamat siang."
Saya : "Halo."
Someone di telpon : "Halo."
Saya (berteriak pada orang-orang di ruangan) : "Hei, tadi ada yang callback ya?"
Someone di ruangan : "Iya, tadi gue callback."
Saya (sambil menutup telpon) : "Sialan, pantesan."
Setelah saya ceritakan ke teman-teman, merekapun tertawa terbahak-bahak.
***
ps:
Bunyi nada dering : Tuuut.....Tuuut.....Tuuut.....
Bunyi nada sibuk : Tuuut.....
Bunyi nada callback :TutTutTutTut.....TutTutTutTut.....
Subscribe to:
Posts (Atom)