Bulan januari ini project yang sedang aku tangani sejak bulan Juli mulai live. Menyambut live-nya aplikasi ini, jadwal kerjaku jadi semakin padat dan semakin berantakan. Lima hari liburpun sudah berubah menjadi hari lembur. Tapi itu sepertinya baru awal, hahaha...
Tanggal sepuluh kemarin (tanggal merah), setelah aku mengundang teman-teman untuk bermain sepak bola di lapangan BNI, aku dipanggil dari kantor untuk menyelesaikan masalah yang muncul (sori ya guys, yang ngundang maen bola nggak ikutan maen, hihihi...). Akhirnya jam setengah dua aku sampai kantor dan pulang setengah sembilan.
Sabtu kemarin, setelah nganterin Lay bertransaksi, aku berencana untuk sekedar jalan-jalan dan nonton bioskop. Tapi ternyata, sekitar jam lima, aku kembali ditelpon untuk datang ke kantor. Akhirnya jam jam tujuh aku kembali berada di kantor sampai jam dua hari minggunya. Malamnya, sekitar pukul tujuh hari minggu, aku kembali dipanggil untuk datang ke kantor. Aku baru pulang jam enam hari Seninnya. Satu setengah jam kemudian, aku sudah berada di kantor lagi untuk bekerja seperti biasa. Itu artinya dari minggu sore sampai memasuki jam kantor keesokan harinya, aku belum tidur. Akhirnya, menjelang siang, seperti ada kingkong yang bergelantungan di kelopak mataku. Susah sekali untuk membuka mata (halah, kaya nggak biasanya aja :p). Aku hanya sempat tidur di masjid kurang dari setengah jam setelah solat duhur. Dan setelah itu, aku mulai bekerja seperti biasa (termasuk 'masa-masa kritis'nya, hahaha...). Malam harinya, aku masih diminta untuk terus mengerjakan tugas-tugas yang lain. Tapi berhubung mata sudah terasa begitu perih (melototin komputer sekitar 20 jam bo...), akhirnya aku menolak dengan alasan itu. Syukurlah, akhirnya aku diijinkan pulang. Di kosan, aku meneparkan diri dengan mulus tanpa hambatan berarti.
Hmm... sepertinya masa-masa ini belum akan berakhir. Yah... nikmati aja lah, masih banyak orang di luar sana yang begitu mendambakan sebuah pekerjaan. Apalagi ada embel-embel Astra, hehe...
OOT:
"Kerja dimana sekarang Rif?"
"AHM"
"Apaan tuh?"
"Astra Honda Motor"
"Oh... Astra ya? Kenal si Anu nggak? Dia kan kerja di Astra juga. Enak ya kerja di Astra, gajinya gede."
Dalam hatiku "Hmm... gaji gede? Padahal kalo ngomongin gaji pasti aku sudah pengen pindah kerja, hehehe... Tapi nikmati dulu aja lah. Seperti kata orang, rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau."
Showing posts with label My Story. Show all posts
Showing posts with label My Story. Show all posts
Tuesday, January 22, 2008
Monday, January 07, 2008
Awal Tahun
Awal tahun mungkin sudah cukup lama berlalu. Tapi berhubung postingan terakhir berjudul "Akhir Tahun", jadi sepertinya tidak afdol kalau postingan berikutnya bukan "Awal Tahun" (emang ngaruh ya... :p)
Hmm... seperti yang sudah diceritakan di "Akhir Tahun", tanggal 29 Des - 2 Jan sebenarnya saya libur akhir tahun. Tapi...
29 Des: Saya masuk seperti biasa, bahkan pulang lebih malam dari biasanya
30 Des: Masih masuk seperti biasa, pulangnya masih sempat mampir ke MKG untuk memotong rambut. Yah... sekedar suasana baru di tahun baru, hehe....
31 Des: Pulang lebih awal karena pekerjaan selesai lebih awal dari yang diperkirakan. Beruntung, rencana berakhir tahun dengan seseorang akhirnya bisa terwujud setelah berkali-kali terancam gagal
1 Jan: Masih harus bekerja, meskipun tidak di kantor, tapi sedikit lebih "bergaya" (akhirnya orang pabrik ini bisa sedikit bergaya, hehe....), dalam menyambut tahun baru. Saya mengerjakan pekerjaan kantor di resto "Thai Express" MKG
2 Jan: Masuk jam delapan pagi, pulang jam 6 pagi keesokan harinya. Rekor terpanjang di dalam kantor. Dan pagi harinya, di hari pertama bekerja di tahun 2008, saya masuk jam sembilan siang (soalnya pulang langsung tepar, hehe....). Rekor tersiang masuk kantor sepanjang sejarah.
Sekian laporan awal tahun 2008.
Mudah-mudahan di tahun ini bisa kembali ke rutinitas futsal dan fitnes seperti sedia kala.
Salam olahraga 2008!
Hmm... seperti yang sudah diceritakan di "Akhir Tahun", tanggal 29 Des - 2 Jan sebenarnya saya libur akhir tahun. Tapi...
29 Des: Saya masuk seperti biasa, bahkan pulang lebih malam dari biasanya
30 Des: Masih masuk seperti biasa, pulangnya masih sempat mampir ke MKG untuk memotong rambut. Yah... sekedar suasana baru di tahun baru, hehe....
31 Des: Pulang lebih awal karena pekerjaan selesai lebih awal dari yang diperkirakan. Beruntung, rencana berakhir tahun dengan seseorang akhirnya bisa terwujud setelah berkali-kali terancam gagal
1 Jan: Masih harus bekerja, meskipun tidak di kantor, tapi sedikit lebih "bergaya" (akhirnya orang pabrik ini bisa sedikit bergaya, hehe....), dalam menyambut tahun baru. Saya mengerjakan pekerjaan kantor di resto "Thai Express" MKG
2 Jan: Masuk jam delapan pagi, pulang jam 6 pagi keesokan harinya. Rekor terpanjang di dalam kantor. Dan pagi harinya, di hari pertama bekerja di tahun 2008, saya masuk jam sembilan siang (soalnya pulang langsung tepar, hehe....). Rekor tersiang masuk kantor sepanjang sejarah.
Sekian laporan awal tahun 2008.
Mudah-mudahan di tahun ini bisa kembali ke rutinitas futsal dan fitnes seperti sedia kala.
Salam olahraga 2008!
Friday, December 28, 2007
Akhir Tahun
Akhir tahun, seperti layaknya umumnya perusahaan, selalu ada libur / cuti bersama. Begitu juga dengan di sini. Kebetulan liburan ini juga dekat dengan liburan idul adha dan natal. Kemarin perusahaan meliburkan dari tanggal 20 sampai 25. Dan nanti, tanggal 29 sampai tanggal 2, perusahaan juga meliburkan.
Tapi... setelah mengatur jadwal persiapan go live project, ternyata 'jatah' libur untukku hanya tanggal 1. Itu pun bukan karena tanggal merah atau tahun baru, tapi karena servernya mati, hehehe... Entah apa yang harus kurasakan. Senang? Sedih? Hmm... keduanya juga boleh sih.
Sepertinya harus menyiapkan kembang api supaya kalau tanggal 31 masuk sampai malam, bisa ikutan menyalakan kembang api di atas gedung ketika tahun berganti, hehe....
Tapi... setelah mengatur jadwal persiapan go live project, ternyata 'jatah' libur untukku hanya tanggal 1. Itu pun bukan karena tanggal merah atau tahun baru, tapi karena servernya mati, hehehe... Entah apa yang harus kurasakan. Senang? Sedih? Hmm... keduanya juga boleh sih.
Sepertinya harus menyiapkan kembang api supaya kalau tanggal 31 masuk sampai malam, bisa ikutan menyalakan kembang api di atas gedung ketika tahun berganti, hehe....
Wednesday, December 26, 2007
Counting Down
Enam bulan dilalui sejak Juli 2005, setelah melalui masa penjajakan, akhirnya saya harus mengakhiri hubungan itu. Bukan berakhir total. Tapi berakhir justru dengan sebuah hubungan baru. Sejak saat itu, saya harus menjalani hidup dalam sebuah ikatan.
Tidak terasa, waktu terus berjalan. Hampir dua tahun sejak ikatan itu di deklarasikan, sudah saatnya ikatan itu diputuskan. Membuat saya merasa bebas, hidup tanpa ikatan lagi. Ah... ternyata ikatan itu sirna juga. Sungguh tak terasa. Tapi... setelah melihat masa lalu lagi, ternyata masih ada satu ikatan lagi yang masih membelenggu. Ikatan itu belum benar-benar lepas. Tapi setidaknya, perlahan, ikatan itu mulai lepas satu persatu.
Hidup Kebebasan!!!
Tidak terasa, waktu terus berjalan. Hampir dua tahun sejak ikatan itu di deklarasikan, sudah saatnya ikatan itu diputuskan. Membuat saya merasa bebas, hidup tanpa ikatan lagi. Ah... ternyata ikatan itu sirna juga. Sungguh tak terasa. Tapi... setelah melihat masa lalu lagi, ternyata masih ada satu ikatan lagi yang masih membelenggu. Ikatan itu belum benar-benar lepas. Tapi setidaknya, perlahan, ikatan itu mulai lepas satu persatu.
Hidup Kebebasan!!!
Tuesday, December 04, 2007
Tour (yang gagal)
Setelah mendiskusikan lewat ym sama sang pencetus dan melempar isu ke milis, ternyata malah gue sendiri yang akhirnya nggak bisa ikutan, hihihi...
Alasan pertama sih tadinya karena cuaca yang mulai nggak asik lagi. Secara sudah beberapa hari ini hujan mulu dan sebagian jalan juga mulai banjir sejenak. Males aja kalo lagi asik-asik touring tau-tau hujan di jalan, kaya touring yang pertama dulu. Gak asik deh bro pokoknya. Kalo touringnya naik bis sih boleh aja. Tapi masa touring pake bis, nggak seru banget, hehehe... Sedangkan alasan kedua, ternyata pada tanggal yang sudah ditentukan, ada temen gue yang menikah. So, kayanya touringnya emang harus diundur.
Alasan pertama sih tadinya karena cuaca yang mulai nggak asik lagi. Secara sudah beberapa hari ini hujan mulu dan sebagian jalan juga mulai banjir sejenak. Males aja kalo lagi asik-asik touring tau-tau hujan di jalan, kaya touring yang pertama dulu. Gak asik deh bro pokoknya. Kalo touringnya naik bis sih boleh aja. Tapi masa touring pake bis, nggak seru banget, hehehe... Sedangkan alasan kedua, ternyata pada tanggal yang sudah ditentukan, ada temen gue yang menikah. So, kayanya touringnya emang harus diundur.
Monday, December 03, 2007
Liburan
Umm... moodnya sudah mulai nggak asik nih. Sudah mulai kecium hawa liburan, hehe... Padahal masih lama. Dan kemarin pun, gue juga baru balik ke rumah.
Ada temen yang ngajakin jalan. Entah sekedar ke ragunan, taman safari, atau ke Bandung. Ada juga yang ngajakin tour ke Bandung. Tapi melihat kemarin-kemarin yang sudah mulai hujan, jadi agak mikir-mikir lagi. Secara touring pertama ke Bandung dari puncak sampai kota Bogor terus diguyur hujan. Mana pake nyasar lagi, hihi...
Tapi yang jelas, liburan lebaran haji nanti, kayanya giliran jalan-jalan sama orang tua. Salah satu sepupu di Wonosobo menikah. Dan gue pengen banget nganterin mereka jalan. Gue lupa kapan terakhir jalan-jalan sama beliau-beliau. Mungkin ketika masih kelas tiga SMU. Kami bertiga menghadiri acara 'nyewu' mbah di tanah kelahiran, Sumpyuh, sekalian maen ke rumah bude di daerah Gombong dan sekitarnya. Atau... kalo masih dalam lingkup dalam kota, terakhir gue jalan bareng beliau-beliau itu ketika gue wisuda (Feb 2005) dan ketika sepupu gue menikah (Nov 2005).
Tapi yang paling deket, mungkin sekedar 'jalan-jalan' seputar TIM, Djakarta Theater atau Blitz Megaplex. Tentu saja, buat nonton bareng film-film Jiffest. Tapi sampai sekarang kok belum ada yang resmi ngajakin nonton ya?
Ada temen yang ngajakin jalan. Entah sekedar ke ragunan, taman safari, atau ke Bandung. Ada juga yang ngajakin tour ke Bandung. Tapi melihat kemarin-kemarin yang sudah mulai hujan, jadi agak mikir-mikir lagi. Secara touring pertama ke Bandung dari puncak sampai kota Bogor terus diguyur hujan. Mana pake nyasar lagi, hihi...
Tapi yang jelas, liburan lebaran haji nanti, kayanya giliran jalan-jalan sama orang tua. Salah satu sepupu di Wonosobo menikah. Dan gue pengen banget nganterin mereka jalan. Gue lupa kapan terakhir jalan-jalan sama beliau-beliau. Mungkin ketika masih kelas tiga SMU. Kami bertiga menghadiri acara 'nyewu' mbah di tanah kelahiran, Sumpyuh, sekalian maen ke rumah bude di daerah Gombong dan sekitarnya. Atau... kalo masih dalam lingkup dalam kota, terakhir gue jalan bareng beliau-beliau itu ketika gue wisuda (Feb 2005) dan ketika sepupu gue menikah (Nov 2005).
Tapi yang paling deket, mungkin sekedar 'jalan-jalan' seputar TIM, Djakarta Theater atau Blitz Megaplex. Tentu saja, buat nonton bareng film-film Jiffest. Tapi sampai sekarang kok belum ada yang resmi ngajakin nonton ya?
Jiffest 2007
Untuk kesekian kali, rencana nonton Jiffest kayanya bakalan mendapat hambatan lagi. Dan lagi, sesuatu yang menghambat itu datang dari kantor dengan judul yang sama seperti tahun lalu, 'masa-masa menjelang go live'. Argh...
Sebenernya, dari Jiffest ini, yang paling penting buat gue bukan filmnya sih. Tapi kebersamaannya. Karena gue tidak pernah nonton Jiffest sendirian. Beda dengan nonton film-film yang biasa diputar di bioskop reguler. Selalu ada teman, entah teman yang biasa ketemu atau teman yang sudah cukup lama nggak ketemu. Jiffest mampu menyatukan kami kembali, nggak kaya film-film Amrik yang biasa diputar di bioskop reguler.
Kalo setiap sabtu ada Futsal atau 'bola rumput' yang mempertemukan gue sama teman-teman. Mungkin dalam skala tahunan, Jiffest memiliki peran yang sama. Sebagai ajang rame-rame, nonton bareng. So guys, pada mo nonton apa nih?
Sebenernya, dari Jiffest ini, yang paling penting buat gue bukan filmnya sih. Tapi kebersamaannya. Karena gue tidak pernah nonton Jiffest sendirian. Beda dengan nonton film-film yang biasa diputar di bioskop reguler. Selalu ada teman, entah teman yang biasa ketemu atau teman yang sudah cukup lama nggak ketemu. Jiffest mampu menyatukan kami kembali, nggak kaya film-film Amrik yang biasa diputar di bioskop reguler.
Kalo setiap sabtu ada Futsal atau 'bola rumput' yang mempertemukan gue sama teman-teman. Mungkin dalam skala tahunan, Jiffest memiliki peran yang sama. Sebagai ajang rame-rame, nonton bareng. So guys, pada mo nonton apa nih?
Monday, November 26, 2007
Server Baik Hati
Hmm... server di kantor 'baik banget' deh. Sabtu kemarin harusnya gue masuk. Ternyata servernya nggak bisa dipake seharian karena ada keperluan lain. Jadinya gue nggak perlu masuk dan bisa menghabiskan weekend dengan bebas, hehe... Tadinya mau maen bola rumput, tapi ternyata malah 'terjebak' di 21 cineplex dan nggak bisa keluar, hehe... Umm... Sabtu yang paling berkesan selama bekerja di sini... Dan sekarang, server mati lagi, jadinya malah ngisi blog ini,hihihi...
Monday, November 12, 2007
Tour de Sawangan
Minggu kemarin adalah jadwalnya aku datang ke arisan keluarga (arisan sepupu satu embah). Rumah yang kali ini didatangi adalah rumah baru Mas Toni yang terletak di Sawangan. Acara ini sekalian dengan acara syukuran pindah rumah. Aku berangkat dari Pondok Pucung bareng sepupu-sepupuku, Daru dan Herdi dengan dua motor. Berangkat ke sana, rombongan nggak menemui hambatan, kecuali sedan rese yang nggak mau memberi jalan di jalan sempit. Ih, sebel banget ada sedan yang kebut-kebutan nggak jelas di daerah yang jalannya ancur. Mau nyelip dari kanan tapi jalannya banyak yang bolong, takut masuk ke lubang-lubang yang segede gaban itu. Akhirnya aku cuma bisa pasrah di belakang sedan sampai ketemu jalan besar sementara di depan sedan jalannya kosong melompong. Argh...
Pulangnya, rombongan dari Sawangan yang berangkat bersama ada enam motor. Yang di depan kayanya kepedean, maen belok-belok aja, ternyata malah nyasar, hihi... Akhirnya aku yang berada paling belakang langsung ke depan buat nyetop mereka dan menuntun kembali ke jalan yang benar (halah bahasanya, hehe...). Ternyata mereka sudah berhenti sebelum aku sampai karena mereka nggak yakin dengan jalan yang mereka tempuh. Dan pejalanan pun kembali normal.
Menjelang Ciputat, tiga motor di depan sejenak berhenti untuk mengecek rombongan di belakang. Satu motor sudah ketahuan mengambil jalur lain, sementara dua motor yang lain nggak kelihatan. Setelah sekitar dua puluh menit, kami akhirnya kembali melanjutkan perjalanan tanpa dua motor yang tertinggal. Sesampai di rumah, kami dikabari bahwa kedua motor yang 'tertinggal' itu ternyata juga mengambil jalur yang lain. Lah, kalau begitu ngapain pada ditungguin ya?
Pulangnya, rombongan dari Sawangan yang berangkat bersama ada enam motor. Yang di depan kayanya kepedean, maen belok-belok aja, ternyata malah nyasar, hihi... Akhirnya aku yang berada paling belakang langsung ke depan buat nyetop mereka dan menuntun kembali ke jalan yang benar (halah bahasanya, hehe...). Ternyata mereka sudah berhenti sebelum aku sampai karena mereka nggak yakin dengan jalan yang mereka tempuh. Dan pejalanan pun kembali normal.
Menjelang Ciputat, tiga motor di depan sejenak berhenti untuk mengecek rombongan di belakang. Satu motor sudah ketahuan mengambil jalur lain, sementara dua motor yang lain nggak kelihatan. Setelah sekitar dua puluh menit, kami akhirnya kembali melanjutkan perjalanan tanpa dua motor yang tertinggal. Sesampai di rumah, kami dikabari bahwa kedua motor yang 'tertinggal' itu ternyata juga mengambil jalur yang lain. Lah, kalau begitu ngapain pada ditungguin ya?
Wednesday, October 10, 2007
Mudik
Hore... akhirnya saat itu tiba juga. Nanti siang, dengan beberapa teman sekaligus, kami minta ijin untuk pulang cepat. Biar bisa berangkat sebelum orang lain berangkat. Secara hari ini hari terakhir kerja, pasti banyak orang yang mulai mudik malam nanti atau pagi besok. Makanya rombongan dari kantor pada berangkat sebelum orang pulang kerja. Mudah-mudahan nggak kena macet banget. Doakan kami...
====
Semoga Allah menerima amalan Romadhon kita semua.
Selamat hari raya Idul Fitri.
Mohon Maaf lahir dan bathin
====
Semoga Allah menerima amalan Romadhon kita semua.
Selamat hari raya Idul Fitri.
Mohon Maaf lahir dan bathin
Monday, October 08, 2007
Hawa Mudik
Hari ini rasanya sudah mulai males. Males kerja, males ngeblog, males sahur. Pikirannya udah packing aja, buat siap-siap mudik, hihi... Stok darurat mi instant juga masih dua dan sarden masih satu. Berarti sekalian diabisin biar nggak repot keluar kalo mau sahur. Satu mi dan sarden buat Senin, satu mi buat Selasa. Rabunya? Lihat nanti deh... Cari jalan tengah, win-win solution. Mungkin buka dan sahur dirapel jadi satu jam 12 malam, kekeke...
Umm... hal yang paling ngerepotin kalo mudik itu bawa titipan dari sodara. Bawaan gue sendiri sih mungkin nggak banyak-banyak amat. Tapi sodara-sodara di sini pada nitipin sesuatu buat orang tua di rumah. Jadi ya mo gimana lagi. Untung kali ini gue mudik nebeng temen naek mobil, jadi mungkin nggak gitu repot naro barangnya. Kalo naek kereta, repot bawa-bawa sama naro-naronya.
My sweet home... im coming...
Umm... hal yang paling ngerepotin kalo mudik itu bawa titipan dari sodara. Bawaan gue sendiri sih mungkin nggak banyak-banyak amat. Tapi sodara-sodara di sini pada nitipin sesuatu buat orang tua di rumah. Jadi ya mo gimana lagi. Untung kali ini gue mudik nebeng temen naek mobil, jadi mungkin nggak gitu repot naro barangnya. Kalo naek kereta, repot bawa-bawa sama naro-naronya.
My sweet home... im coming...
Thursday, October 04, 2007
Buka Bersama (Lagi)
Dalam tiga hari ini, gue ada undangan untuk berbuka bersama, hari Rabu dan Jumat. Dan uniknya, dua acara itu sebenernya masih dalam komunitas yang sama. Apa nggak bosen ya, hehe... Tapi nggak apa-apa lah. Kan perbaikan gizi buat anak kos, hihi...
Kayanya gara-gara kebanyakan barbeque di acara buka bersama semalam, gue jadi pules banget tidurnya tadi malam. Biarpun sudah dibangunin (ditelpon) sekitar pukul tiga, tetep aja bangunnya jam empat seperempat. Soalnya waktu ditelpon gue pikir masih jam dua-an. Jadi masih santai-santai aja, hehe... Umm... nggak sahur untuk kedua kalinya nih...
Kayanya gara-gara kebanyakan barbeque di acara buka bersama semalam, gue jadi pules banget tidurnya tadi malam. Biarpun sudah dibangunin (ditelpon) sekitar pukul tiga, tetep aja bangunnya jam empat seperempat. Soalnya waktu ditelpon gue pikir masih jam dua-an. Jadi masih santai-santai aja, hehe... Umm... nggak sahur untuk kedua kalinya nih...
Tuesday, October 02, 2007
Tantangan
Sekitar seminggu atau dua minggu sebelum lebaran, aku punya sebuah kebiasaan yang biasa aku lakukan ketika aku masih SMP-SMA. Kebiasaan itu adalah beres-beres rumah. Aku sering kebagian untuk nambal dan ngecet tembok. Bayangin aja bo! Masih seumur gitu sudah diberi kepercayaan untuk melakukan hal-hal yang luar biasa (menurutku pada saat itu). Padahal, hasilnya mungkin cukup jauh dari memuaskan, hehe... Tapi dengan bimbingan ibu dan proses pembelajaran -melihat tukang-tukang bangunan yang sedang bekerja-, kian hari hasil kerjaku makin membaik (meskipun masih tetap jauh dari memuaskan, hehe...)
Dulu mungkin aku termasuk seorang anak yang suka penasaran. Bahkan ketika melihat tembok-tembok sudah mulai agak rusak atau catnya mulai kusam, aku juga penasaran ingin membuat tembok itu menjadi mengkilap kembali. Hingga akhirnya, ibu memberiku sebuah tantangan untuk menumpaskan rasa penasaranku itu. Dan akupun senang sekali dengan tantangan baru itu.
Sebuah tantangan. Sadar atau tidak sadar, itulah yang sering ibu berikan padaku untuk menempa diriku. Ibu sering memberikan tantangan untuk mengobati rasa penasaranku yang pada awalnya hanya sebuah mimpi buatku. Salah satu tantangan yang paling seru adalah ketika di depanku ada sebuah persimpangan. Diam atau hijrah ke Jakarta. Meskipun pada saat itu, hijrah ke Jakarta hanya sebuah mimpi buatku, namun dengan doa dan dukungan keluarga, akhirnya aku mengambil tantangan untuk mencoba menaklukan rimba Jakarta. Dengan tantangan-tantangan itulah aku bisa lebih merasakan hidup menjadi lebih hidup.
Mungkin sudah saatnya sekarang aku membuat tantangan-tantangan sendiri. Tantangan yang sekarang mungkin hanya sebuah mimpi buatku. Menyelami lautan untuk mencari mutiaraku yang hilang dalam sebuah kerang. Atau membelah awan malam supaya bintang kecilku dapat kembali bersinar indah.
Dulu mungkin aku termasuk seorang anak yang suka penasaran. Bahkan ketika melihat tembok-tembok sudah mulai agak rusak atau catnya mulai kusam, aku juga penasaran ingin membuat tembok itu menjadi mengkilap kembali. Hingga akhirnya, ibu memberiku sebuah tantangan untuk menumpaskan rasa penasaranku itu. Dan akupun senang sekali dengan tantangan baru itu.
Sebuah tantangan. Sadar atau tidak sadar, itulah yang sering ibu berikan padaku untuk menempa diriku. Ibu sering memberikan tantangan untuk mengobati rasa penasaranku yang pada awalnya hanya sebuah mimpi buatku. Salah satu tantangan yang paling seru adalah ketika di depanku ada sebuah persimpangan. Diam atau hijrah ke Jakarta. Meskipun pada saat itu, hijrah ke Jakarta hanya sebuah mimpi buatku, namun dengan doa dan dukungan keluarga, akhirnya aku mengambil tantangan untuk mencoba menaklukan rimba Jakarta. Dengan tantangan-tantangan itulah aku bisa lebih merasakan hidup menjadi lebih hidup.
Mungkin sudah saatnya sekarang aku membuat tantangan-tantangan sendiri. Tantangan yang sekarang mungkin hanya sebuah mimpi buatku. Menyelami lautan untuk mencari mutiaraku yang hilang dalam sebuah kerang. Atau membelah awan malam supaya bintang kecilku dapat kembali bersinar indah.
Monday, October 01, 2007
Insomnia
Tadi malam aku keasikan maen Football Manager. Nggak sadar, ternyata jam sudah menunjukkan pukul 00.00. Akhirnya aku coba untuk memejamkan mata. Takut nggak bisa bangun sahur, sebelum tidur, aku menyempatkan diri mengirim sms permohonan untuk membangunkan sahur ke dua sobat langganan, hehehe...
Tapi... ternyata mata nggak mau terpejam. Pengen telpon seseorang, tapi nggak mungkin. Pasti sudah tidur. Akhirnya aku nyalain lagi tv, nonton film ataupun highlight sepakbola. Hmm... bosen nonton TV, aku kembali membuka salah satu memori yang tersimpan dalam sebuah file berekstensi .dat. Di akhir memori itu, terdapat sesosok yang tadi ingin aku telp, yang ingin aku lihat lagi wajahnya, yang selama ini masih bergelayutan dalam jaring-jaring benakku. Dan khayal pun kembali terbang, berharap dapat menjemputnya di alam mimpinya. Argh... aku kan kan belum tidur, gimana bisa terbang ke alam mimpi. Dan malam itupun menjadi dipenuhi sepi meskipun suara tv dan mp3 dari notebook menggema di ruangan itu. Dan sekali lagi, aku teraniaya sunyi oleh sebuah keramaian malam.
===
Tapi... ternyata mata nggak mau terpejam. Pengen telpon seseorang, tapi nggak mungkin. Pasti sudah tidur. Akhirnya aku nyalain lagi tv, nonton film ataupun highlight sepakbola. Hmm... bosen nonton TV, aku kembali membuka salah satu memori yang tersimpan dalam sebuah file berekstensi .dat. Di akhir memori itu, terdapat sesosok yang tadi ingin aku telp, yang ingin aku lihat lagi wajahnya, yang selama ini masih bergelayutan dalam jaring-jaring benakku. Dan khayal pun kembali terbang, berharap dapat menjemputnya di alam mimpinya. Argh... aku kan kan belum tidur, gimana bisa terbang ke alam mimpi. Dan malam itupun menjadi dipenuhi sepi meskipun suara tv dan mp3 dari notebook menggema di ruangan itu. Dan sekali lagi, aku teraniaya sunyi oleh sebuah keramaian malam.
===
seandainya kau tau
betapa
ku sangat inginkan dirimu
seandainya kau tau
apa yang
ada di dalam isi hatiku
akankah bisa ku nyatakan
rasa cinta dalam hatiku
dan apakah bisa ku nyatakan
bahwa kaulah yang terindah
untukku…
masih disini menantimu
berharap kau akan memikirkanku
masih disini menunggumu
menanti jawaban atas cintaku
masih disini menantimu
berharap cinta kita kan bersatu
masih disini menunggumu
menanti dirimu kembali
untuk ku…
*Ungu-Disini Untukmu*
===
~ kok jadi kaya blognya ali sih? hahaha...
Friday, September 28, 2007
Kebakaran
Dalam dua hari berturut-turut, gue melihat kebakaran di sekitar kantor. Gue menyaksikan kebakaran itu dari gedung tempat gue bekerja.
Kemarin, setelah solat asar, dari jendela kaca terlihat asap hitam dari arah GS (pabrik baterei di belakang kantor). Orang-orang yang masih berada di masijd bergegas ke jendela dan melihat kebakaran di bagian atap salah satu gedung di GS. Salah satu cerobong asap yang ada berlubang dan mengeluarkan asap. Ya iyalah! Namanya juga cerobong asap. Yup, kebakaran itu memang terjadi di area salah satu cerobong asap. Entah karena apa. Tapi kemungkinan sih kecelakaan kerja atau kelalaian aja.
Pagi tadi, ketika mendengarkan Pagi-pagi di I Radio, ada salah satu berita kebakaran di daerah Pedongkelan. Kayanya gue pernah dengar daerah itu. Ternyata itu di dekat perempatan coca-cola. Gue dan teman-teman langsung keluar dan melihat asap hitam membumbung tinggi dari balik jendela kaca. Hmm... ternyata 'tetangga' kita sedang terkena musibah. Entah apa penyebabnya. Tapi... kalo diperhatikan lagi. Di daerah situ bakalan ada pelebaran jalan untuk proyek busway. Dan gosipnya, di situ juga bakalan ada penggusuran buat pelebaran jalan itu. Terus ada kabar juga kalo di situ bakalan dibuat mall. Wuah.... gosip abis!!! Hehehe... Tapi kalo melihat 'SOP' di negara ini, hmm... jadi berpikir-pikir nih... Apa ini bagian dari 'SOP' itu. Yah... berburuk sangka lagi deh. Be Positive dong! Fiuh... Wallahu alam.
Kemarin, setelah solat asar, dari jendela kaca terlihat asap hitam dari arah GS (pabrik baterei di belakang kantor). Orang-orang yang masih berada di masijd bergegas ke jendela dan melihat kebakaran di bagian atap salah satu gedung di GS. Salah satu cerobong asap yang ada berlubang dan mengeluarkan asap. Ya iyalah! Namanya juga cerobong asap. Yup, kebakaran itu memang terjadi di area salah satu cerobong asap. Entah karena apa. Tapi kemungkinan sih kecelakaan kerja atau kelalaian aja.
Pagi tadi, ketika mendengarkan Pagi-pagi di I Radio, ada salah satu berita kebakaran di daerah Pedongkelan. Kayanya gue pernah dengar daerah itu. Ternyata itu di dekat perempatan coca-cola. Gue dan teman-teman langsung keluar dan melihat asap hitam membumbung tinggi dari balik jendela kaca. Hmm... ternyata 'tetangga' kita sedang terkena musibah. Entah apa penyebabnya. Tapi... kalo diperhatikan lagi. Di daerah situ bakalan ada pelebaran jalan untuk proyek busway. Dan gosipnya, di situ juga bakalan ada penggusuran buat pelebaran jalan itu. Terus ada kabar juga kalo di situ bakalan dibuat mall. Wuah.... gosip abis!!! Hehehe... Tapi kalo melihat 'SOP' di negara ini, hmm... jadi berpikir-pikir nih... Apa ini bagian dari 'SOP' itu. Yah... berburuk sangka lagi deh. Be Positive dong! Fiuh... Wallahu alam.
Buka Bersama
Puasa kali ini, gue sudah buka bersama dua kali dan akan bertambah dua kali lagi. Pertama dengan sepupu-sepupu di bintaro Sabtu kemarin. Kedua di kantor semalam. Yang ketiga (ini baru calon) nanti malam buka bareng anak DOA di Semanggi. Dan jadwal terakhir, buka bersama angkatan di rumah Cepi di Bintaro hari Sabtu ini.
Yang belum apa ya? Kayanya buka bersama Material dan P3M belum ada jadwal nih. Orangnya pada kemana ya? Kan itung-itung menjaga silaturahim.
Yang belum apa ya? Kayanya buka bersama Material dan P3M belum ada jadwal nih. Orangnya pada kemana ya? Kan itung-itung menjaga silaturahim.
Thursday, September 27, 2007
Bangun Siang
Sudah dua hari ini gue bangun siang. Tapi untung hari ini masih sempat sahur. Kemarin bangun jam 4.22. Sekarang bangun 3.17. Ternyata kemarin Tv yang gue pikir nggak nyala, sebenernya nyala. Tapi karena nggak ada respon dari si empunya selama beberapa puluh menit, akhirnya TV ini mati sendiri. Gue aja baru tau kalo TV gue bisa gitu, hihihi...
Berbeda dengan hari sebelumnya yang nggak mendengar apapun (kecuali suara masjid pada jam 4.22 itu :D), hari ini gue masih bisa mendengar alarm HP dan TV yang nyala. Tapi mungkin karena badan lagi drop, jadi nggak bisa ngerespon alarm itu. Satu-satunya 'alarm' yang gue respon adalah sms dari temen. Hmm... untung dia ngirim sms sesuai janjinya di malam sebelumnya. Makasih ya... jadinya gue masih bisa menikmati sahur lagi.
Berbeda dengan hari sebelumnya yang nggak mendengar apapun (kecuali suara masjid pada jam 4.22 itu :D), hari ini gue masih bisa mendengar alarm HP dan TV yang nyala. Tapi mungkin karena badan lagi drop, jadi nggak bisa ngerespon alarm itu. Satu-satunya 'alarm' yang gue respon adalah sms dari temen. Hmm... untung dia ngirim sms sesuai janjinya di malam sebelumnya. Makasih ya... jadinya gue masih bisa menikmati sahur lagi.
Wednesday, September 26, 2007
Nganggur
Hari ini belum ada yang mau dikerjain. Target yang harus selesai hari ini, sudah kelar kemarin, hehe... Nganggur deh. Enaknya ngapain ya? :D
Kesiangan
Huh... hari ini adalah hari pertama gue bangun kesiangan. Gue bangun jam 4.22.
Banyak kondisi yang menyebabkan gue akhirnya bangun siang. Pertama, sudah beberapa hari ini memang gue lagi nggak fit banget. Pusing-batuk-pilek dalam stadium yang cukup berat sedang menyerang gue. Jadi hawanya juga nggak enak banget, pengennya istirahat mulu (baca:tidur). Kemudian TV yang biasanya jadi petugas yang bangunin gue sahur, tadi pagi nggak nyala, padahal semalam sudah gue set jam dua buat nyala sendiri dengan volume yang cukup berisik, hihihi... (kali TVnya kasian ngeliat tuannya yang lagi sakit, jadi nggak mau gangguin). Alarm HP juga tadi malam tidak berpengaruh. Temen-temen dan ibu yang biasanya mengirim sms buat bangunin sahur juga pagi tadi tumben nggak ada yang mengirim sms. Dan terakhir, semalam gue tidur dalam posisi kebalik. Biasanya posisi kepala gue di barat dan kaki di timur, tapi semalam posisi kepala gue di timur, kaki di barat (emang ngaruh ya?).
Banyak kondisi yang menyebabkan gue akhirnya bangun siang. Pertama, sudah beberapa hari ini memang gue lagi nggak fit banget. Pusing-batuk-pilek dalam stadium yang cukup berat sedang menyerang gue. Jadi hawanya juga nggak enak banget, pengennya istirahat mulu (baca:tidur). Kemudian TV yang biasanya jadi petugas yang bangunin gue sahur, tadi pagi nggak nyala, padahal semalam sudah gue set jam dua buat nyala sendiri dengan volume yang cukup berisik, hihihi... (kali TVnya kasian ngeliat tuannya yang lagi sakit, jadi nggak mau gangguin). Alarm HP juga tadi malam tidak berpengaruh. Temen-temen dan ibu yang biasanya mengirim sms buat bangunin sahur juga pagi tadi tumben nggak ada yang mengirim sms. Dan terakhir, semalam gue tidur dalam posisi kebalik. Biasanya posisi kepala gue di barat dan kaki di timur, tapi semalam posisi kepala gue di timur, kaki di barat (emang ngaruh ya?).
Monday, September 24, 2007
Buka Bersama dan Ban Bocor
Tadi malam gue abis buka bersama sepupu-sepupu. Sejak gue bekerja, hal ini emang sudah jadi tradisi tersendiri buat gue. Yah... itung-itung menjaga silaturahim dan 'memanjakan' sepupu-sepupu yang masih sekolah / kuliah.
Semalam ada kejadian yang cukup merepotkan ketika berbuka. Dalam perjalanan menuju Bintaro Plasa, motor yang dikendarai sepupu gue bannya bocor, entah kena apa. Dan dia ada di belakang gue, jadi gue nggak liat. Akhirnya mereka hanya mengendarai pelan-pelan menuju BP. Pantesan ditungguin di BP lama banget. Hmm... untungnya mereka kecil-kecil, coba kalo motor yang bocor itu yang gue pake, terus boncengan. Bisa jebol kali bannya, hehehe...
Akhirnya pulang dari BP, kami harus mencari bengkel tambal ban yang jauhnya kira-kira 500 meteran (atau lebih ya?) Nggak tau kuat apa nggak, kami nekat untuk tetap mengendarai motor bocor tersebut. Tentu saja dengan formasi yang berbeda. Formasi yang tadinya dua-dua, diganti menjadi tiga-satu. Untunglah bengkelnya masih buka, jadi kami masih selamat, tidak perlu mencari-cari bengkel lain. Ternyata yang bocor nggak cuma satu, tapi dua. Dan nggak ada paku atau apalah yang menempel di ban. Jadi inget kejadian dulu bareng Wiwit waktu mau maen ke rumah Gatot. Gue juga mengalami ban bocor menjelang BP, persis seperti kejadian semalam. Ban bocor menjelang BP. Hmm... ada apa dengan BP dan ban bocor? Ah... nggak baik berburuk sangka. Apalagi ini bulan puasa, bisa menurunkan nilai puasanya. Ya kan?
Semalam ada kejadian yang cukup merepotkan ketika berbuka. Dalam perjalanan menuju Bintaro Plasa, motor yang dikendarai sepupu gue bannya bocor, entah kena apa. Dan dia ada di belakang gue, jadi gue nggak liat. Akhirnya mereka hanya mengendarai pelan-pelan menuju BP. Pantesan ditungguin di BP lama banget. Hmm... untungnya mereka kecil-kecil, coba kalo motor yang bocor itu yang gue pake, terus boncengan. Bisa jebol kali bannya, hehehe...
Akhirnya pulang dari BP, kami harus mencari bengkel tambal ban yang jauhnya kira-kira 500 meteran (atau lebih ya?) Nggak tau kuat apa nggak, kami nekat untuk tetap mengendarai motor bocor tersebut. Tentu saja dengan formasi yang berbeda. Formasi yang tadinya dua-dua, diganti menjadi tiga-satu. Untunglah bengkelnya masih buka, jadi kami masih selamat, tidak perlu mencari-cari bengkel lain. Ternyata yang bocor nggak cuma satu, tapi dua. Dan nggak ada paku atau apalah yang menempel di ban. Jadi inget kejadian dulu bareng Wiwit waktu mau maen ke rumah Gatot. Gue juga mengalami ban bocor menjelang BP, persis seperti kejadian semalam. Ban bocor menjelang BP. Hmm... ada apa dengan BP dan ban bocor? Ah... nggak baik berburuk sangka. Apalagi ini bulan puasa, bisa menurunkan nilai puasanya. Ya kan?
Subscribe to:
Posts (Atom)